Document
Wireless/Telecomunication
Mikrotik
Mysql/Database
PHP
Networking
Linux
Religon
Opini
Web
Download
Program
Music
Tools
Tools
Bandwidthmeter
Looking Glass
Banners
Advertisement

Ekstensi Hotspot Coverage dengan WDS Slave Mikrotik
Written by Fajar   
Friday, 19 December 2008

WDS Slave memungkinkan pengembangan coverage hotspot secara lebih mudah dan praktis. Hal yang akan kita lakukan untuk memperluas jangkauap hotspot adalah dengan menempatkan  Access Point secara merata ke setiap tempat yang akan dicover. Cara konvensional adalah dengan menarik kabel UTP dari setiap akses point ke Hub/Switch kemudian dipancarkan melalui AP tersebut. Cara ini cukup merepotkan dan tidak praktis pada gedung atau ruangan yang memiliki medan yang sulit. Menjadi Spiderman alias memanjat tembok, genting, plafon, merapikan kabel hal yang tidak terelakkan dan menguras tenaga. Dengan pendekatan WDS Slave pekerjaan melelahkan tersebut dapat diminimalkan. Cukup satu akses point kita hubungkan dengan kabel ke hub/switch atau router, access point yang lain tinggal konek ke AP  utama tersebut, kemudian memancarkan kembali. Client hotspot bisa terkoneksi ke access point mana saja yang paling kuat signalnya.

 Mari kita mulai dengan  Skema Network seperti dibawah ini. Semua contoh ini dibuat dengan platform Mikrotik.

  1. Router terkoneksi dengan internet, berfungsi juga sebagai DHCP Server untuk Hotsot
  2. AP-1 terhubung dengan  Router dengan Kabel.
  3. AP-2 (WDS Slave) terhubung ke Ap-1 via Wireless.
  4. Client Hotspot dapat terkoneksi melalui Ap1 dan Ap2 tergantung coveragesignal  paling kuat.
  5. Client Hotspot memperoleh DHCP Address dari Router.

 

Skema Network

 

 

Gambar 1. Skema Network

Konfigurasi Pada AP 1

·         Set  Wireless Sebagai  AP

·         WDS Mode dynamic

·         Buat WDS1 untuk konek  ke AP2

·         Buat Brigde1 interface

·         Buat Bridge1 Port -> ether1 to Brrigde1,wlan1 to Bridge1, wds1 to Bridge1

 

Konfigurasi Pada AP2 , Sebagai WDS Slave

·         Set Wireless dengan mode wds slave

·         WDS Mode dynamic

·         Buat Interface Bridge denga nama Bridge1

·         Buat Port Bridge àwlan1 to Bridge1 dan wds1 to Bridge1

- WDS Default Bridge diisi Bridge1 

 

Comments
Add NewSearch
priyanto - Luar Biasa Bro     | 125.165.109.168 | 2009-02-25 22:53:52
Tanks"" , Bro elmunya. muanfaat buanget.
Muadah2 penuh barokah bro. terutama bagi yang masih coba coba.... :woohoo:
iwan - no title   | 125.161.51.77 | 2009-12-01 04:12:23
sy lagi coba2 wds ini,,,, bisa tolong dijelaskan ip addressnya utk masing2 interfacenya ? Sy blom ngerti nih,,newbie...
Only registered users can write comments!

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.

 
Next >

http://fajar.uii.net.id, Powered by Joomla and Designed by SiteGround web hosting